Berita

Arif Budimanta : Insentif Petani Atasi Kelangkaan Kedelai

Selasa, 24 Juli 2012 12:26
Arif Budimanta memberi keterangan seputar insentif
JAKARTA, SON– Pemerintah dianggap tidak mampu dalam mengendalikan harga kedelai. Akibatnya, pasar mengalami kelangkaan kedelai.
 
Menurut, Direktur Megawati Institute Arif Budimanta, pemerintah melalui melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) harus segera melakukan berbagai cara untuk memberikan stimulant bagi petani kedelai di tanah air agar kembali bergairah.
 
"Jalan alternatif yang dapat dilakukan adalah pada jangka panjang produksi harus ditingkatkan, petani kedelai harus diberi insentif bukan hanya benih tetapi juga harga. Selain itu, pemerintah melalui Bulog memiliki mekanisme buffer stock untuk kedelai, sehingga dapat melakukan operasi pasar dan memperbaiki tata niaga saat ini," ujar Arif Budimanta seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (24/7).
 
Apalagi, tambah Arif, dana APBN untuk menunjang produksi komoditi, termasuk kedelai meningkat terus. Jadi, lanjut Arif, secara logika  aktivitas impor seharusnya menurun.
 
Oleh karena itu, menurut Arif,  hal yang bisa dilakukan kepada para pengrajin kedelai adalah diberikan insentif berupa subsidi harga dengan jumlah tertentu sehingga mereka terus dapat berproduksi dan ketersediaan pangan rakyat tetap terjaga dan stabil harganya.
 
"Dengan melakukan ini maka pemerintah berarti harus mengubah paradigma pembangunan ekonominya, tidak seperti sekarang ini yang sepertinya cantik di mata dunia, tetapi pahit di lidah rakyat," tandas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) itu.
 
Arif memaparkan, hasil kedelai pada kuartal I-2012 hanyalah sekira 200 ribuan ton. Hal tersebut jauh dibandingkan dengan targetnya produksi kedelai yang sebesar 400 ribuan ton.
 
"Dalam kenyataannya rata-rata selama ini setiap tahun kita hanya bisa memproduksi 40 persen dari kebutuhan nasional, sisanya impor," pungkas Arif.  (Bowo Santoso)
TANGGAPAN
  • 31 Jul 2012 11:04 Admin Budimanta
    tes
1 data
Silahkan melakukan login terlebih dahulu sebelum Anda bisa memberikan tanggapan. Jika belum menjadi anggota, silahkan untuk mendaftarkan diri Anda terlebih dahulu. GRATIS!