ABM_Media Indonesia.jpg
06:30 | 15 Agustus 2015
Artikel Ini diambil dari harian Media Indonesia edisi Jumat (15/8/2015) Penulis: Arif Budimanta, Pemerhati Kebijakan Pembangunan Pemerintah telah menyampaikan secara resmi Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2016 kepada Dewan Perwakilan Rakyat. RAPBN 2016 itu merupakan manifestasi total dan cermin politik anggaran yang berbasis pada Nawa Cita yang berorientasi pada Trisakti karena dipersiapkan secara keseluruhan oleh pemerintahan Presiden Jokowi....
Media Indonesia_Arif Budimanta
03:58 | 02 Juli 2015
Artikel Ini diambil dari harian Media Indonesia edisi Kamis (2/7/2015) Penulis: Arif Budimanta, Direktur Megawati Institute Perekonomian global berada dalam persimpangan yang kompleks karena menghadapi dilema perekonomian global yang terus melambat dan penuh ketidakpastian. Sementara di sisi lain, perekonomian nasional harus menghadapi tantangan ekspektasi yang down-spiral terhadap momentum pertumbuhan ekonomi, sehingga bisa berakibat pada pertumbuhan yang terus turun. Dua dilema tersebut harus...
09:23 | 22 Februari 2015
Buku Gerakan Politik Anggaran Pro Rakyat di Parlemen ini berusaha merekam bagaimana idealisme parlemen membentuk Kaukus Ekonomi Konstitusi DPR RI dalam rangka menjalankan pro-citizen budgeting. Buku ini mencoba mengurai bagaimana sebagian anggota parlemen yang tergabung dalam Kaukus Ekonomi Konstitusi menjalankan fungsi budgeting secara konstitusional dan baik. Terjadinya anggapan publik yang berbeda terhadap fungsi budgeting parlemen berusaha dibantah secara sistematis dalam buku ini. Dimulai...
Arif Budimanta Pemikir dan Penulis
07:13 | 14 Oktober 2014
A new leader always brings new hope. Similarly, president-elect Joko “Jokowi” Widodo has brought new hope to the people through his planned economic programs, as summarized in his vision and mission promoted during the election campaign. We call his economic concept Jokowinomics, the foundation of all economic policies during his five-year term, starting from Oct. 20.A major theme of the concept is to change the pathway for Indonesian sovereignty, independence and personality. The...
19_09_2014_012_003.jpg
04:14 | 19 September 2014
Artikel Ini diambil dari harian Media Indonesia edisi Jumat (19/9/2014) Penulis: Arif Budimanta, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDIP dan Direktur Megawati Institute Kredo dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dimaknai sebagai pernyataan kepercayaan (keyakinan) atau dasar tuntunan hidup. Kredo mengisi ruang dan semua lini kehidupan sosial. Sebagai bintang penerang yang menuntun struktur dan sistem kehidupan rakyat. Menjadi penentu arah dalam aktivitas perekonomian. Viviana A Zelizer (2013)...
15:10 | 25 September 2013
Selain sebagai sumber penerimaan negara untuk membiayai belanja negara, ternyata pajak juga merupakan instrumen penting dalam menjalankan ketiga fungsi anggaran (Stabilisasi, Alokasi, danRedistribusi) selengkapnya silahkan baca : PENTINGNYA MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK
23:19 | 06 Agustus 2013
Ibu-ibu berkata kepada penulis, “harga sembako terus bergerak naik, belum lagi ongkostransport, sekolah anak, kontrak rumah, terus kalau ada yang sakit biaya berobat mahal- mana ini mau lebaran lagi, kami sudah nggak tahu harus berbuat apa, kecuali prihatindan hanya bisa berdoa”.Itu adalah fenomena yang dihadapi oleh seluruh rumah...
02:12 | 06 Agustus 2012
Penulis : Arif Budimanta Harga kedelai bahan baku tahu- tempe saat ini bukan saja naik, melainkan melompat. Begitulah yang dikatakan seorang perajin tahu-tempe kepada kita. Tingginya harga kedelai telah membuat sejumlah pabrik tahu dan tempe menghentikan produksi...
12:29 | 02 Agustus 2012
Sosiodemokrasi mungkin merupakan istilah yang tidak akan kita temukan di mana pun. Ia merupakan gagasan dari Bung Karno. Bagi Bung Karno, sosiodemokrasi adalah demokrasi-masyarakat. Ia muncul karena sosionasionalisme. Ia adalah demokrasi yang mengakar di dalam masyarakat. Sosiodemokrasi mengandaikan partisipasi masyarakat dalam bidang ekonomi dan...
22:43 | 21 Juli 2012
"Ekonomi Pancasila digagas tentunya berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa dan pemikiran mengenai ekonomi negara yang dikembangkan oleh para pendiri bangsa seperti Soekarno, Muhammad Hatta dan pemikir ekonomi sesudahnya. Digagas untuk menjadi ideologi alternatif di antara berbagai ideologi ekonomi yang berkembang di dunia saat ini. Ia tidak...